Berita Sekolah
Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung makan bergizi gratis di SD dan TK di wilayah, Pulogadung, Jakarta Timur. Para siswa menyambut kedatangan Prabowo hingga berebut salaman.
Diketahui, Prabowo mendatangi dua sekolah di Pulogadung, yakni SD Negeri 05 Jati dan TK Negeri 02. Kunjungan ini dilakukan secara dadakan oleh Prabowo dalam rangka mengecek makan bergizi gratis.
Dari beberapa foto yang diterima, saat berada di TK, sejumlah siswa tampak antusias menyambut kedatangan Prabowo. Para siswa berkerumun di dekat Prabowo untuk berebut salaman. Prabowo pun melayani para siswa itu.
Prabowo Tinjau MBG (dok. Sekretariat Presiden)
Sementara foto lain, saat berada di SD, Prabowo terlihat masuk ke kelas. Ia memantau proses distribusi makan bergizi gratis.
Prabowo pun terlihat menyapa para siswa dan melambaikan tangan. Ia terlihat turut mengobrol dengan guru di sekolah tersebut.
Tak lama kemudian, Prabowo bergegas ke dapur umum atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Rawamangun, Jakarta Timur, untuk melihat langsung bagaimana proses secara keseluruhan.
Prabowo berbincang dengan sejumlah petugas dan juru masak yang bertugas di dapur umum tersebut.
“Assalamualaikum. Bertugas semua ya?” tanya Prabowo.
“Siap, Bapak, ini tempat pembuatan sayur dan sebagainya,” tutur pengelola dapur umum ke Prabowo.
Baca artikel detiknews, “Siswa Antusias Berebut Salaman dengan Prabowo Saat Tinjau MBG di Jaktim” selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-7760964/siswa-antusias-berebut-salaman-dengan-prabowo-saat-tinjau-mbg-di-jaktim.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
Dalam suasana penuh semangat, SMA Negeri 7 Denpasar menggelar pameran literasi untuk kali pertama yang berlangsung pada Jumat, 25 Oktober 2024, bertempat di lapangan SMA Negeri 7 Denpasar. Acara tersebut menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Yudist Ardhana, seorang konten kreator terkenal, sebagai narasumber yang siap berbagi wawasan seputar pentingnya literasi di era digital.
Sejak pagi, lapangan sekolah sudah dihiasi dengan berbagai karya hasil kreativitas siswa SMA Negeri 7 Denpasar dari kelas X, XI, dan XII. Kepala SMA Negeri 7 Denpasar, Bapak Cokorda Gede Anom Wiratmaja S.Pd, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pameran ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong minat literasi di kalangan pelajar, sekaligus menjadi sarana apresiasi terhadap bakat dan kreativitas siswa.
Kegiatan pameran dan talkshow ini juga mengundang beberapa sekolah imbas di lingkungan SMA Negeri 7 Denpasar, yaitu SMA Negeri 6 Denpasar, SMA Negeri 8 Denpasar, SMA Negeri 9 Denpasar, SMA Negeri 10 Denpasar, SMA PGRI 4 Denpasar, SLUA Saraswati 1 Denpasar, dan SMA Dharma Praja. Setiap sekolah diundang untuk menghadirkan dua perwakilan siswa dan satu guru pendamping.
Sesi talkshow bersama Yudist Ardhana pun menjadi momen yang paling dinanti. Talkshow ini bertajuk “Konten Kreatif, Cerdas Digital : Mengasah Literasi di Era Media Sosial” dipandu dengan sangat apik oleh moderator cantik dan berbakat, Putri Aulia Setiawan dari kelas X7. Dengan gaya komunikatif yang santai namun penuh inspirasi, Yudist menyampaikan bahwa literasi bukan hanya soal kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan untuk memahami dan memilah informasi secara bijak di tengah arus informasi yang begitu deras.
Para siswa mengikuti sesi ini dengan antusias, terlebih saat sesi tanya jawab dibuka. Banyak siswa yang mengajukan pertanyaan seputar cara membangun kebiasaan membaca dan menulis di tengah gempuran konten digital yang tak ada habisnya.
Usai sesi tanya jawab, pihak sekolah menyerahkan sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada Yudist Ardhana. Acara ini diakhiri dengan sesi foto bersama yang penuh keceriaan, diikuti dengan kunjungan Yudist ke pameran karya siswa. Terlihat, Yudist menunjukkan ketertarikan pada berbagai karya kreatif yang dipamerkan, mulai dari puisi hingga mading.
Pameran literasi ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas siswa, tetapi juga kesempatan berharga bagi mereka untuk lebih memahami pentingnya literasi. Diharapkan, acara seperti ini bisa menjadi kegiatan tahunan yang mampu memperkuat budaya literasi di SMA Negeri 7 Denpasar dan memberikan dampak positif bagi generasi muda di sekitarnya. (anggi)
Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim mengapresiasi langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang mengubah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Termasuk mengganti zonasi menjadi domisili.
“Kami mengapresiasi akhirnya pemerintah melalui Kemdikdasmen mempertahankan jalur zonasi meskipun berganti nama domisili. Bahkan jalur afirmasi mendapat (usulan) penambahan kuota menjadi 20 persen di SMP dan 30 persen di SMA. Ini membuka peluang makin luas bagi anak keluarga miskin bersekolah di sekolah negeri,” ucapnya melalui keterangan tertulis, Sabtu (3/2/2025) lalu.
Meskipun ada penambahan jalur afirmasi, lanjut Satriwan, Kemdikdasmen memiliki usulan mengurangi jalur domisili menjadi 30 persen untuk SMA, yang sebelumnya 50 persen (saat masih bernama zonasi).
Baca artikel detikedu, “Pungli-Jual Beli Kursi dalam PPDB Tak Dihukum, P2G: SPMB Harus Transparan dan Adil” selengkapnya https://www.detik.com/edu/sekolah/d-7760745/pungli-jual-beli-kursi-dalam-ppdb-tak-dihukum-p2g-spmb-harus-transparan-dan-adil.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
Dalam suasana penuh semangat, SMA Negeri 7 Denpasar menggelar pameran literasi untuk kali pertama yang berlangsung pada Jumat, 25 Oktober 2024, bertempat di lapangan SMA Negeri 7 Denpasar. Acara tersebut menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Yudist Ardhana, seorang konten kreator terkenal, sebagai narasumber yang siap berbagi wawasan seputar pentingnya literasi di era digital.
Sejak pagi, lapangan sekolah sudah dihiasi dengan berbagai karya hasil kreativitas siswa SMA Negeri 7 Denpasar dari kelas X, XI, dan XII. Kepala SMA Negeri 7 Denpasar, Bapak Cokorda Gede Anom Wiratmaja S.Pd, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pameran ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong minat literasi di kalangan pelajar, sekaligus menjadi sarana apresiasi terhadap bakat dan kreativitas siswa.
Kegiatan pameran dan talkshow ini juga mengundang beberapa sekolah imbas di lingkungan SMA Negeri 7 Denpasar, yaitu SMA Negeri 6 Denpasar, SMA Negeri 8 Denpasar, SMA Negeri 9 Denpasar, SMA Negeri 10 Denpasar, SMA PGRI 4 Denpasar, SLUA Saraswati 1 Denpasar, dan SMA Dharma Praja. Setiap sekolah diundang untuk menghadirkan dua perwakilan siswa dan satu guru pendamping.
Sesi talkshow bersama Yudist Ardhana pun menjadi momen yang paling dinanti. Talkshow ini bertajuk “Konten Kreatif, Cerdas Digital : Mengasah Literasi di Era Media Sosial” dipandu dengan sangat apik oleh moderator cantik dan berbakat, Putri Aulia Setiawan dari kelas X7. Dengan gaya komunikatif yang santai namun penuh inspirasi, Yudist menyampaikan bahwa literasi bukan hanya soal kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan untuk memahami dan memilah informasi secara bijak di tengah arus informasi yang begitu deras.
Para siswa mengikuti sesi ini dengan antusias, terlebih saat sesi tanya jawab dibuka. Banyak siswa yang mengajukan pertanyaan seputar cara membangun kebiasaan membaca dan menulis di tengah gempuran konten digital yang tak ada habisnya.
Usai sesi tanya jawab, pihak sekolah menyerahkan sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada Yudist Ardhana. Acara ini diakhiri dengan sesi foto bersama yang penuh keceriaan, diikuti dengan kunjungan Yudist ke pameran karya siswa. Terlihat, Yudist menunjukkan ketertarikan pada berbagai karya kreatif yang dipamerkan, mulai dari puisi hingga mading.
Pameran literasi ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas siswa, tetapi juga kesempatan berharga bagi mereka untuk lebih memahami pentingnya literasi. Diharapkan, acara seperti ini bisa menjadi kegiatan tahunan yang mampu memperkuat budaya literasi di SMA Negeri 7 Denpasar dan memberikan dampak positif bagi generasi muda di sekitarnya. (anggi)
Dalam suasana penuh semangat, SMA Negeri 7 Denpasar menggelar pameran literasi untuk kali pertama yang berlangsung pada Jumat, 25 Oktober 2024, bertempat di lapangan SMA Negeri 7 Denpasar. Acara tersebut menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Yudist Ardhana, seorang konten kreator terkenal, sebagai narasumber yang siap berbagi wawasan seputar pentingnya literasi di era digital.
Sejak pagi, lapangan sekolah sudah dihiasi dengan berbagai karya hasil kreativitas siswa SMA Negeri 7 Denpasar dari kelas X, XI, dan XII. Kepala SMA Negeri 7 Denpasar, Bapak Cokorda Gede Anom Wiratmaja S.Pd, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pameran ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong minat literasi di kalangan pelajar, sekaligus menjadi sarana apresiasi terhadap bakat dan kreativitas siswa.
Kegiatan pameran dan talkshow ini juga mengundang beberapa sekolah imbas di lingkungan SMA Negeri 7 Denpasar, yaitu SMA Negeri 6 Denpasar, SMA Negeri 8 Denpasar, SMA Negeri 9 Denpasar, SMA Negeri 10 Denpasar, SMA PGRI 4 Denpasar, SLUA Saraswati 1 Denpasar, dan SMA Dharma Praja. Setiap sekolah diundang untuk menghadirkan dua perwakilan siswa dan satu guru pendamping.
Sesi talkshow bersama Yudist Ardhana pun menjadi momen yang paling dinanti. Talkshow ini bertajuk “Konten Kreatif, Cerdas Digital : Mengasah Literasi di Era Media Sosial” dipandu dengan sangat apik oleh moderator cantik dan berbakat, Putri Aulia Setiawan dari kelas X7. Dengan gaya komunikatif yang santai namun penuh inspirasi, Yudist menyampaikan bahwa literasi bukan hanya soal kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan untuk memahami dan memilah informasi secara bijak di tengah arus informasi yang begitu deras.
Para siswa mengikuti sesi ini dengan antusias, terlebih saat sesi tanya jawab dibuka. Banyak siswa yang mengajukan pertanyaan seputar cara membangun kebiasaan membaca dan menulis di tengah gempuran konten digital yang tak ada habisnya.
Usai sesi tanya jawab, pihak sekolah menyerahkan sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada Yudist Ardhana. Acara ini diakhiri dengan sesi foto bersama yang penuh keceriaan, diikuti dengan kunjungan Yudist ke pameran karya siswa. Terlihat, Yudist menunjukkan ketertarikan pada berbagai karya kreatif yang dipamerkan, mulai dari puisi hingga mading.
Pameran literasi ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas siswa, tetapi juga kesempatan berharga bagi mereka untuk lebih memahami pentingnya literasi. Diharapkan, acara seperti ini bisa menjadi kegiatan tahunan yang mampu memperkuat budaya literasi di SMA Negeri 7 Denpasar dan memberikan dampak positif bagi generasi muda di sekitarnya. (anggi)
Presiden Prabowo Subianto meminta agar anggaran daerah yang semula buat program makan bergizi gratis (MBG) alokasinya dialihkan untuk melakukan renovasi sekolah-sekolah.
Pesan Prabowo tersebut diungkapkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR di gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Senin (3/2/2025).
Dikutip dari detiknews, Tito mulanya mengatakan terdapat beberapa daerah yang sudah menganggarkan program MBG. Hanya saja, presiden meminta agar dana pendidikan tidak dipakai untuk program MBG.
Adapun program MBG, menurut Tito akan dilakukan secara sentralistik oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
“Oleh karena itu perintah Bapak Presiden kepada kami untuk anggaran yang di daerah ini yang semula menganggarkan untuk makan bergizi gratis, itu lebih baik difokuskan pada perbaikan sekolah,” kata Tito.
Tito mengatakan Prabowo tidak ingin setiap daerah terdapat MBG, tapi tidak memiliki ruang belajar yang layak. Terutama, pemerintah sangat menyoroti toilet sekolah.
“Karena sekolah jangan sampai buat dapur, kemudian sekolahnya, ruang utamanya malah tidak bagus, bocor dan lain-lain, kemudian kelengkapan sekolah, kursinya miring-miring, terutama sangat beliau menekankan sekali masalah toilet itu menjadi atensi kami. Toilet semua sekolah SD, SMP, SMA, harus baik,” sambungnya.
Tito mengatakan Kemendagri telah berdiskusi dengan BGN terkait program MBG. Tito mengatakan daerah dapat menjadi mitra sebagai satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk program MBG yang akan disewa oleh BGN.
“Kedua, mendorong masyarakat untuk mengintensifkan suplai yaitu peternak kemudian menanam untuk suplai kepada satuan pelayanan tadi,” jelasnya.
Tito kembali menekankan agar dana pendidikan daerah tidak digunakan untuk program MBG. Tito menegaskan dana tersebut akan digunakan khusus untuk perbaikan sekolah.
“Khusus untuk anggaran yang sudah ada, anggaran pendidikan yang ada jangan digunakan untuk makan bergizi gratis, tapi digunakan untuk memperbaiki sekolahnya itu terutamanya toilet,” tuturnya.
KOMPAS.com – Pencairan dana KJP Plus tahap 2 tahun 2024 bulan Februari dilaksanakan secara bertahap mulai Selasa 4 Februari 2025. Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta menyebut jumlah penerima KJP Plus tahap 2 tahun 2024 yakni sebanyak 523.622 peserta. Jumlah penerima KJP Plus tahap 2 tahun 2024 ini tersebar di jenjang pendidikan SD, SMP, SMA, SMK, dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Dilansir dari akun Instagram resmi Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Rabu (5/2/2025) menyampaikan pencairan dana bagi penerima baru KJP Plus Tahap II Tahun 2024 dilakukan setelah terselesaikannya proses pembukaan rekening, cetak buku tabungan dan ATM, penyerahan buku tabungan tabungan dan ATM, serta pemindahbukuan dana ke rekening penerima oleh Bank DKI.
Cara cek KJP Plus tahap 2 tahun 2024 Berikut cara mengecek apakah bantuan KJP Plus tahap 2 tahun 2024 sudah masuk ke rekeningmu atau belum.
Berikut cara mengecek apakah bantuan KJP Plus tahap 2 tahun 2024 sudah masuk ke rekeningmu atau belum.
Pengumuman
Berita Terbaru